Sunday, March 18, 2018

Struktur Penulisan Tesis Bagi Calon Magister

STRUKTUR PENULISAN TESIS BAGI CALON MAGISTER T esis adalah sebuah karya ilmiah berupa penelitian yang ditulis oleh mahasiswa pada akhir studi Perguruan Tinggi di Indonesia. Tesis sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister dan harus dipertanggungjawabkan didepan dewan dosen. Tesis memiliki perbedaan struktur dengan skripsi. Tesis dibeberapa Perguruan Tinggi terdiri dari 6 BAB yang terdiri dari 3 kelompok bagian yakni (1) Bagian Awal tesis, (2) Bagian Tengah tesis dan (3) bagian Akhir tesis.

1. Bagian Awal Tesis

Bagian awal tesis adalah bagian yang menjadi pedoman index isi tesis. Bagian awal tesis meliputi :

a. Halaman Judul Tesis

Judul penelitian tesis harus menggambarkan secara spesifik isi dari penelitian. Judul sebaiknya singkat, jelas dan mudah dicerna serta memiliki keunikan agar seorang pembaca tertarik untuk memahami isi dari penelitian.

b. Halaman Pengesahan Tesis

Halaman pengesahan adalah lembar kedua setelah judul penelitian yang berisikan judul penelitian, pengesahan dari pembimbing I dan pembimbing II serta ketua program studi atau bidang lain yang memiliki otoritas untuk mengesahkan proposal untuk diseminarkan.

c. Halaman Pernyataan Tesis

Halaman pernyataan tesis adalah halaman yang mencerminkan bahwa penelitian yang dilakukan oleh seorang mahasiswa memiliki originalitas artinya keaslian dari tulisan, bukan dari hasil plariagisme atau meniru penelitian orang lain. Pernyataan juga harus mencantumkan konsekwensi atau sangksi apabila dikemudian hari tesis yang diajukan adalah plariagisme.

d. Abstract

Abstrak adalah intisari dari tesis. Hal hal yang perlu diungkap dalam sebuah abstract harus mencerminkan dari seluruh isi tesis mulai BAB I s.d BAB VI. Pada umumnya Abstract berisikan tujuan pentingnya penelitian diteliti, tujuan penelitian, metode penelitian berupa rancangan penelitian, populasi dan sampel, metode pengumpulan data dan hasil penelitian.

e. Kata Pengantar

Kata pengantar berisikan kendala kendala yang dialami saat mengikuti pendidikan mulai sejak terdaftar sebagai mahasiswa sampai pada proses penyelesaian tesis. Selain itu Kata pengantar yang baik harus mengungkap ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu selama mengikuti pendidikan, seperti kepada sponshorsip, pihak instansi terkait, keluarga, teman sejawat, serta seluruh sahabat yang telah mendorong penulis selama menyelesaikan tesis dan mengikuti pendidikan hingga selesai.

f. Daftar Isi

Daftar isi tesis adalah point-point isi tesis mulai dari BAB 1 sampai dengan BAB VI atau disebut sistematika penulisan. Sistematika tesis harus diurut secara terstruktur sehingga pembaca akan lebih mudah memahami dan melihat alur isi tesis. Selain daftar isi halaman lainnya yang harus dilengkapi adalah daftar tabel, daftar gambar, daftar skema, daftar grafik jika ada dan daftar lampiran.

Struktur-penulisan-tesis-bagi-calon-magister


2. Bagian Tengah Tesis

Struktur tengah tesis berisikan 6 BAB, yang terdiri dari BAB I pendahuluan, BAB II kajian teori, BAB III, kerangka konseptual dan hipotesis, BAB IV metodologi, BAB V hasil dan pembahasan dan BAB VI adalah Kesimpulan dan Saran berikut adalah penjelasan masing masing BAB :

BAB I : Pendahuluan

Pada bagian pendahuluan hal yang harus diuraikan meliputi :

1.1. Latar Belakang Penelitian

Pada bagian ini peneliti harus mengungkap teori - teori yang relevan dengan penelitian, fakta-fakta lapangan serta kajian empiris yang relevan dengan penelitian. Latar belakang harus mencerminkan pentingnya penelitian dilakukan dan mempertegas masalah yang akan diselesaikan. Selain itu perlu mempertegas jenis penelitian yang dilakukan seperti penelitian fenomenologis, penelitian hisToris, penelitian deskriptif, studi kasus dll.

1.2. Rumusan Masalah atau Identifikasi Masalah

Pada bagian ini peneliti mempertegas yang menjadi research problem berdasarkan paparan pada bab pendahuluan Masalah VS Pertanyaan penelitian dan mengemukakan problem statement atau pernyataan masalah.

1.3. Tujuan Penelitian

Struktur pada tujuan penelitian yakni mengemukakan apa yang menjadi tujuan dilakukannya penelitian. Pada penelitian deduktif–hipotetikal, umumnya tujuan penelitian adalah menjelaskan atau mengukur hubungan antar variabel (Research asosiasi atau kausalitas)

1.4. Kegunaan Penelitian atau Manfaat Penelitian

Pada bagian keguaan dan manfaat penelitian, peneliti harus mengungkap secara khusus kegunaan yang hendak dari aspek teoritis yakni sumbangan penelitian terhadap perkembangan teori-teori berdasarkan bidang ilmu yang relevan maupun dari aspek praktis yakni nilai guna penelitian pada penerapan dan implementasi hasil pada obyek yang diteliti.

1.5 Ruang Lingkup Penelitian

Pada bagian ini menjelaskan batasan penelitian. Penelitian yang dilakukan tanpa batasan seringkali tidak fokus dan hasilnya bias. Ruang lingkup dimaksudkan agar penelitian tetap fokus pada apa yang akan dicapai dan menjadi pedoman untuk tetap berada pada posisi apa yang seharusnya diteliti.

BAB II: Kajian Pustaka

Pada bagian ini penelitian menyajikan tiga pokok bahasan yakni (1). Kajian Teori, (2). Kajian Empiris dan (3) Kerangka pikir

2.1. Kajian Teori

Pada bagian ini peneliti melakukan kajian kepustakaan. Kajian pustaka mengenai konsep dan teori yang digunakan yang bersumber dari referensi buku - buku, majalah serta sumber lain yang relevan. Kajian konsep dan teori digunakan sebagai dasar untuk membangun konsep dasar studi. Referensi yang digunakan umumnya dipersyaratkan oleh institusi harus up to date. Artinya kajian teori harus relevan dengan kondisi saat ini. Misalnya saja institusi mensyaratkan bahwa referensi yang digunakan paling maksimal 10 tahun.

2.2. Kajian Empiris

Kajian empiris atau kajian literatur adalah teori dan konsep yang bersumber dari penelitian sebelumnya yang relevan dengan penelitian yang dilakukan. Kajian empiris tidak hanya ditempatkan pada poin BAB II sebagai Hiasan dalam tesis. Namun peneliti harus mampu menunjukkan keterkaitan terhadap variabel yang diteliti. Misalnya pada BAB I harus menunjukkan GAP Research sehingga penelitian yang dilakukan menjadi penting. Selain itu disajikan pada BAB pembahasan untuk mendukung atau tidak mendukung hasil penelitian sebelumnya.

2.3. Kerangka Pemikiran

Kerangka pikir umumnya disetiap Instusi memiliki perbedaan dalam menyusun kerangka pikir. Namun hal tersebut tidak menjadi masalah karena perbedaan tersebut mengacu pada sebuah bagan alur yang bermanfaat untuk membentuk alur pikir peneliti. Kerangka pemikiran pada dasarnya diturunkan dari konsep yang relevan dengan masalah yang diteliti sehingga bisa memunculkan asumsi dan proposisi yang dimuat dalam sebuah diagram alur.

BAB III Kerangka Konseptual dan Hipotesis

2.1. Kerangka Konseptual

Kerangka konseptual dibangun berdasarkan suatu hubungan atau keterkaitan konsep terhadap konsep lainnya atau hubungan antara variabel satu dengan variabel lainnya. Kerangka konsep memuat penjelasan tentang topik yang diteliti yang bersumber dari fakta, teori dan kajian empiris yang digunakan sebagai landasan penelitian. Keranga konsep yang dibangun nantinya akan menguatkan peneliti dalam menyusun hipotesis.

2.2. Hipotesis

Hipotesis penelitian memuat jawaban sementara terhadap pertanyaan penelitian yang masih bersifat praduga dan masih akan dibuktikan kebenarannya. Hipotesis ilmiah kemudian mencoba membuat atau mengutarakan jawaban sementara terhadap masalah penelitian yang yang diteliti

BAB IV: Metodologi

Pada bagian metodologi dari sebuah tesis, peneliti perlu menjelaskan langkah langkah tentang rancangan penelitian yang dipilih, lokasi, populasi dan pengambilan sampel dan penentuan unit analisis serta profil responden. Selain itu juga memuat metode pengumpulan data dan menjustifikasi pengukuran yang dilakukan seperti uji validitas dan reliability, uji asumsi dan berbagai pengukuran lainnya. Selain itu pada bagian akhir bab IV menguraikan analisis data yang dipergunakan untuk menjawab permasalahan.

BAB V: Hasil dan Pembahasan

Pada BAB hasil dan pembahasan sebaiknya menguraikan melalui sub bab yang dimulai dari gambaran umum lokasi dan obyek yang diteliti, karaktertistik responden, deskripsi variabel yang diteliti dan harus relevan dengan kajian yang diteliti. Pembahasan dilakukan dalam bentuk statistik deskriptif dan juga melaporkan hasil analisis inferential misalnya tes hipotesis data. peneliti harus menjustifikasi hasilnya dengan detil sehingga pembaca dapat melihat analisys yang dilakukan dan percaya terhadap tulisan anda. Selain itu hasil penelitian juga harus didukung oleh kajian literatur yang relevan (sejalan) maupun yang tidak relevan (bertentangan) dengan hipotesis. Hal ini dilakukan karena tidak adanya formula tetap untuk menyajikan sebuah temuan sehingga gambaran analisis akan menjadi sebuah hal penting untuk mengakui layak atau tidaknya sebuah penelitian.

BAB VI Kesimpulan dan Saran

Pada BAB ini memuat hasil atau inti dalam menjawab permasalahan. Membuat kesimpulan harus fokus terhadap permasalahan. Tidak boleh membuat kesimpulan baru yang tidak relevan. Peneliti sebaiknya mengungkap keterbatasan penelitian baik dari kesalahan metode, pengukuran dan keterbatasan lainnya sehingga pada bagian ini menyatakan saran teoretis tentang apa yang perlu diteliti lebih lanjut untuk pengembangan ilmu pengetahuan dari bidang ilmu yang dikaji, serta saran praktis yang terkait dengan penyataan penerapan ilmu pengetahuan terkait.

3. Bagian Akhir Tesis

Daftar Pustaka

Adalah daftar dari seluruh kepustakaan yang digunakan dan dirujuk. Perlu diperhatikan bahwa model rujukan seringkali terdapat perbedaan format dalam menulis daftar pustaka olehnya itu peneliti harus memeriksa secara cermat aturan penulisan struktur daftar pustka dan menyesuaikannya berdasarkan rujukan format institusi.

Lampiran

Daftar laimpiran adalah data yang berkaitan dengan rujukan penelitian yang digunakan dalam tesis. Beberapa lampiran yang biasa disarankan untuk dilampirkan adalah data data responden atau obyek penelitian, surat rekomendasi, hasil analisys data, surat ijin atau dokumen yang dianggap penting untuk dilampirkan. Baca Struktur Skripsi
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner