Friday, March 30, 2018

Outer Loading Pada Output Partial Least Squares

Outer Loading Pada Output Partial Least Squares

Nilai Outer Loading


P ada saat kita melakukan analisis dengan Partial Least Square, salah satu hasil analisis yang paling banyak dipertentangkan oleh peneliti adalah nilai Outer Loading. Nilai Outer Loading adalah Nilai yang diperoleh dari hasil analisis Partial Least Squares yang menggambarkan besarnya kontribusi indikator terhadap variabelnya. Untuk lebih jelasnya berikut adalah contoh hasil analisis outer loading.
Outer-Loading-Pada-Output-Partial-Least-Squares

Analisa Outer Loading


Berdasarkan gambar dibawah, menunjukkan bahwa nilai outer loading masing – masing indikator adalah X1.1 (0.813), X1.2 (0.770), X1.3 (0.592) dan X1.4 (0.966) nilai outer loading menunjukkan besarnya kontribusi indikator terhadap variabel (Y). Makna dari outer loading diatas dapat dijelaskan bahwa nilai outer loading X1.1 Sebesar (0.813) atau dapat dijelaskan bahwa Outer loading X1.1 memberi kontribusi terhadap variabel (Y) sebesar 81,3%, indikator X1.2 berkontribusi sebesar (0.770), X1.3 sebesar (0.592) dan X1.4 sebesar (0.966). Semakin besar nilai outer loading maka kontribusi indikator terhadap variabel (Y) semakin besar demikian pula jika outer loading bernilai rendah.(Lihat disini tutorial)

Melakukan Drop Terhadap Outer Loading Rendah


Namun perlu diperhatikan bahwa PLS mensyaratkan nilai outer loading sebesar 0,7. Sehingga jika memperhatikan nilai Outer Loading X1.3 sebesar (0.592) maka nilai outer loading tersebut dianggap tidak layak/valid oleh PLS untuk mengukur variabel (Y). Jadi menurut PLS bahwa apabila nilai outer loading kurang dari 0,7 maka indikator harus di Drop (Dihilangkan dalam model). Sebagai catatan bagi pengguna PLS bahwa Nilai outer loading Partial Least Square (bisa lebih dari 1 kalau anda tidak menggunakan nilai standardized. Tetapi dengan nilai standardized dimana nilai mean=0 dan nilai variance =1 maka tidak mungkin nilai outer loading akan lebih dari 1

Pengembangan Pemaknaan Nilai Outer Loading.


Beberapa peneliti mengkonfirmasi bahwa nilai outer loading tidak hanya bermakna sebagai sumbangan terhadap variabelnya. Namun bisa digunakan untuk mengkombain dengan nilai persepsi pada ulasan deskripsi Variabel penelitian seperti yang telah saya jelaskan sebelumnya (klik disini). Alasan melakukan kombain antara nilai deskripsi variabel dan nilai outer loading dianalogikan dalam sebuah fenomena pemasaran bahwa deskripsi variabel menunjukkan kenyataan atau kinerja dari sebuah aktivitas sedangkan nilai outer loading adalah nilai yang menunjukkan urutan dari harapan atas aktivitas yang dilakukan, singkatnya adalah bahwa kepuasan seseorang dilakukan dengan membandingkan antara harapan (nilai outer loading) dan kinerja (nilai persepsi).

This Is The Newest Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
This Is The Newest Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner